​Agus Salim : Menghapus Sidang Itsbat adalah Tindakan Bodoh !

Wakil Sekretaris Lajnah Falakiyah PBNU Periode 2004-2009, Agus Salim Thoyib baru-baru ini merespon Pendapat Wakil Ketua Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sodik Mudjahid yang  meminta tradisi sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan dan Syawal dihentikan. Sebagai gantinya, ia  menyarankan pemerintah menyiapkan tim ilmuwan untuk menetapkan kalender hijriah permanen. 

Agus menyayangkan pendapat Komisi Agama DPR tersebut. Ia menyatakan bahwa Keberadaan Sidang Isbat itu penting, karena banyaknya perbedaan hitungan hisab awal bulan dan sekaligus pijakan penentuan awal bulan. Penentuan awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah bukan sekedar ilmiah gak ilmiah, tapi menyangkut ubudiyah seseorang atau kelompok.
“Bodoh itu, untuk menentukan awal bulan (Ramadhan) itu bukan perkara yang mudah, karena ini benyaknya perbedaan metodologi penentuan awal bulan ada yang bermadzhab hisab ada yang bermadzahab rukyah, ada juga yang bermadzab keduanya (hisab dan rukyah)” terangnya.
Agus menambahkan bahwa, betul bahwa penentuan awal bulan baik dengan hisab maupun rukyah adalah kegiatan ilmiah. Dan dalam konteks ini para ilmuan perlu ikut serta. Tapi persoalannya bukan sekedar itu, ini menyangkut fiqh ibadah yang selama ini di pedomani umat Islam.
Ditanya tentang sidang Itsbat yang banyak kekurangannya dengan mempertontonkan perbedaan pendapat dan menelan angaran besar, Agus menjawab bahwa itu teknis kementerian agama termasuk DPR.
“Sebenarnya perbedaan pendapat sih biasa hanya memang jika di live apalagi situasi umat lagi menunggu-nunggu kapan puasanya, menimbulkan persoalan tersendiri, tapi itu teknis Kementerian dan Peserta Sidang” sambungnya.
Dalam bagian akhir keterangannya Agus menyimpulkan bahwa menghapus Sidang Itsbat dengan mengganti penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah kepada para Ilmuan un sich baik lewat hisab ataupun rukyah adalah tindakan yang mencerminkan ketidaktahuan persoalan keagamaan umat Islam Indonesia yang sesungguhnya.

Mang Insan

Mang Insan

Belajar teruss..