500-an Banser Pilihan Ikut Susbalan di Pesantren Cipulus

Purwakarta, jagatngopi.com– Sebanyak 500-an anggota Barisan Ansor Serbaguna se Jawa Barat mengikuti kegiatan kursus banser lanjutan (Susbalan), bertempat di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta.

Menurut Komandan Satuan Koordinasi Wilayah Banser Jabar Yudi Nurcahyadi, Susbalan merupakan fase tingkat lanjut kaderisasi Banser pasca diklatsar, untuk lebih memantapkan komitmen ideologis, wawasan dan skill kebanseran.

“Para peserta ini adalah anggota Banser pilihan yang telah lolos seleksi pada tiap satkorcab dan telah lulus diklatsar. Diharapkan lulusannya menjadi dinamisator gerakan dalam tiap satuan banser, baik ditingkatan satkorcab, satkoryon, maupun kelompok” kata Yudi disela-sela upacara pembukaan.

Dikatakan Yudi, selama tiga hari, sejak Jum’at-Minggu (06-08/09/2017) akan digembleng sejumlah materi wawasan, penguatan ideologi, fisik, beladiri, dan spritual.

“Menjadi kader banser memang harus paripurna. Tidak hanya kuat secara fisik, namun juga mantap secara intelektual dan spritual,” ujarnya.

Hadir dalam acara pembukaan ini Ketua PP GP Ansor H. Ade Musa Said, Ketua PW Ansor Jabar Deni Ahmad Haidar, Ketua Rujalul Ansor H. Anwar Nasihin dan jajaran yang lainnya.

Ketua PP Ansor H. Ade Musa Said dalam sambutannya menyatakan bahwa digelarnya Susbalan ini dapat lebih meningkatkan dedikasi, militansi dan komitmen perjuangan Banser dalam garis perjuangannya, yakni bela agama, ulama dan bangsa.

“Banser merupakan pemegang tongkat estafet perjuangan bangsa dalam mengawal para ulama NU dan NKRI. Karena itu, jadilah kader yang tangguh dan memiliki wawasan yang paripurna sehingga dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan zaman,” pesannya.

Ade melanjutkan berkhidmat di banser adalah tugas sangat mulia, karena ber-Banser sama dengan menjaga muru’ah ulama, kokohnya Pancasila dan keutuhan NKRI. Sejarah panjang Indonesia telah membuktikan Banser bagian dari pejuang yang gigih untuk melawan penjajah, dan menumpas para pemberontak di NKRI. Jadi kalau ada kelompok atau kekuatan lain yang mencoba merusak tatanan bernegara dan berbangsa maka Banser siap menjadi garda terdepan untuk menghadapinya. Hal serupa bila mana ada yang mencoba kiai, ulama, ajengan, Banser tidak akan ragu menghadapi, karena banser sedari awal dibina untuk mengawal muru’ah para kiai. Lanjut Ade dihadapan pasukan banser 500 kader terbaik Banser Jawa Barat.

Dibagian akhir sambutan Ade berpesan pada para peserta Susbalan siapapun yang mau berkhidmat pada NU dengan baik, ikhlas pasti hidupnya akan manfaat, mulia dan barakah. Untuk itu Ade mengajak kepada peserta untuk terus semangat dan bergerak mengemban nilai-nilai ahlussunah wal jama’ah yang telah ditularkan oleh para Ulama.

Di bagian lain, ketua PW Ansor Jabar Deni Ahmad Haidar mengungkapkan bahwa kaderisasi di lingkungan wilayah Jabar hingga akhir tahun ini akan terus digenjot baik Banser maupun Ansor.

“Setidaknya hingga akhir tahun nanti kita akan menggelar dua kali PKL, satu kali susbalan dan satu kali suspelat,” ungkapnya.

Tulis tanggapan anda: