Ansor Sayangkan Ilustrasi Garuda Merobek Kain Bertuliskan Dua Kalimat Syahadat

Seperti diketahui Senin(8/5) melalui Pernyataan Pemerintah yang dibacakan Menko Polhukam, Wiranto, Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah hukum untuk membubarkan HTI  yang nyata-nyata kegiatannya bertentangan  Ideologi Pancasila dan NKRI.

Pernyataan Pemerintah itu sontak menimbulkan euforia-sosial yang begitu hebat baik lewat surat elektronik maupun cetak.  Para peselancar medsos baik melalui facebook, twitter, whatsAp, dan lainnya menumpahkan kegembiraannya dengan berbagai status dan gambar. Radar Sukabumi  umpamanya, menampilkan headline dengan Judul “Pemerintah Bubarkan HTI” dengan ilustrasi Burung Garuda Merobek Kain Putih bertuliskan Dua Kalimat Syahadat.

(Yuk nulis di jagatngopi: http://www.jagatngopi.com/mengenal-media-warga-jagatngopi/

Terkait dengan ilustrasi di Radar Sukabumi hari ini yang menggambarkan burung garuda merobek kain putih bertuliskan dua kalimat syahadat, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menyayangkan terbitnya ilustrasi tersebut. Pihak media massa seharusnya bisa membuat ilustrasi lain jika yang dimaksudkannya adalah simbol HTI. 

“Untuk mengkoreksi ilustrasi ini, kami minta Radar Sukabumi meminta maaf pada masyarakat dan ke depan lebih sensitif lagi dalam membuat ilustrasi yang yang menyinggung  SARA”, tegas Faisal Saimima, Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.