Berbagi Bersama GP Ansor Pagu Di Bulan Ramadhan

Makoramil 19/Pagu yang berada tepat didepan jalan utama arah Kediri menuju Pare, merupakan jalur padat saat pagi saat para pelajar berangkat sekolah maupun sore hari saat mayoritas orang pulang kerumahnya masing-masing, selepas bekerja seharian. Sore ini, GP Ansor Kecamatan Pagu bersama Koramil Pagu, berbagi makanan dan minuman buka puasa bagi para pengendara motor atau mobil yang kebetulan melewati tepat di depan Makoramil Pagu, jumat (16/06/2017)

 

Dari keterangan Basuni, salah satu anggota GP ansor yang kerap menjadi perantara komunikasi antara Koramil Pagu dengan anggota GP Ansor lainnya, tradisi ini sudah turun temurun dan sudah berlansung sejak tahun 2011 silam atau 6 tahun yang lalu. Setiap tahunnya, GP Ansor bersama Koramil Pagu, berbagi makanan dan minuman berbuka puasa dengan pengendara motor atau mobil, 3 kali selama bulan Ramadhan berlangsung, biasanya diadakan sekitar awal, pertengahan dan akhir.

 

Untuk berbagi berbuka puasa yang pertama, sudah dilangsungkan pada 29 mei lalu, dan yang kedua pada 8 juni kemarin, sedangkan ketiga atau terakhir pada sore kemarin. Penentuan pelaksanaan tergantung situasi dan kondisi, tidak harus di awal sekali Ramadhan atau persis dipertengahan Ramadhan maupun mendekati berakhirnya bulan Ramadhan.

 

“Kegiatan ini tidak boleh absen satu kalipun, siapapun yang jadi Danramilnya disini, kegiatan ini harus tetap berjalan, toh ini cuma sekali dalam setahun dan dalam sebulan cuma 3 kali. Kita apresiasi positif seluruh Pemuda Ansor Pagu, sudah ketiga kalinya mereka pasti hadir dan selalu memenuhi Makoramil, kita bangga kepada Pemuda Ansor,” ungkap Danramil Pagu Kapten Inf Tafsir.

 

Winarto yang juga tercatat sebagai anggota GP Ansor, berharap tradisi berbagi buka puasa ini jangan sampai hilang atau absen, karena tradisi ini tidak sekedar berbagi makanan atau minuman dengan para pengendara di jalan, tetapi juga menjadi sarana perekat antara GP Ansor dengan Koramil Pagu. Khusus untuk pembagian bungkusan makanan dan minuman, hendaknya cukup 1 jalur saja, entah yang arah barat ke timur atau sebaliknya, karena dengan pembagian yang dilakukan di 2 jalur lintasan, secara otomatis akan membuat sedikit kemacetan lalu lintas.

 

Tulis tanggapan anda: