Bersama Komunitas Jama’ah Masjid di Jakarta, FSB Dukung Penuh Perppu No. 2/2017

Lagi, terbitnya Perpu No. 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan menuai dukungan dari elemen masyarakat. Kali ini dukungan disampaikan Forum Silaturahmi Bangsa (FSB) melalui Pernyataan Sikapnya yang diterima jagatngopi.com (13/7/2017).

Dalam pernyataannya disampaikan bahwa belakangan ini penyebaran paham radikal di Indonesia bergerak secara masif dan terstruktur. Dalamrangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta memelihara kebhinekaan, semua elemen masyarakat harus terlibat mendukung. Gerakan-gerakan radikal anti Pancasila yang mengganggu stabilitas social-Nasional harus ditindak tegas agar menimbulkan efek jera. Tindakan anti Pancasila dan  radikalisme merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia yang dikenal kuat dengan Toleransi umat bergama.

Dukungan FSB atas Pembubaran HTI, ormas anti Pancasila dan Perppu No. 2/2017 diwujudkan dalam bentuk konsolidasi bersama jama’ah masjid-masjid di Jakarta untuk melaksanakan kegiatan Deklarasi mendukung Pemerintah membubarkan HTI dan ormas anti Pancasila. Adapun Jadwal agenda kegiatan yang akan  dilakukan oleh FSB antara lain, Jum’at, (14/7/2017) Deklarasi bersama Jama’ah Masjid Al-Muhajirin, Jakarta Barat dan masjid Al-Istiqomah, Jakarta Utara. Sedangkan pada Sabtu (15/7/2017) akan dilaksnakan di masjid Baitunnur, Jakarta Selatan, Alkhairiyah Jakarta Timur, dan Al-Hijroh Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal FSB, Djunaidi Sahal menyatakan bahwa terbitnya Perpu No. 2/2017 merupakan langkah tepat guna menindak ormas yang berhaluan anti Pancasila.

“Keputusan Pemerintah dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPPU) Republik Indonesia No 2 tahun 2017, sudah tepat. FSB sangat mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menindak Organisasi kemasyarakatan (ormas) yang merongrong Pancasila dan NKRI. Terbitnya Perppu tersebut merupakan langkah tepat untuk menindak ormas-ormas yang anti pancasila dan NKRI. Perppu tersebut juga dapat mempercepat proses hukum dalam menindak ormas radikal dan anti Pancasila tanpa menghilangkan hak-hak konstitusional ormas” terang Djunai.

Oleh karenanya, lanjut Djunai, FSB sebagai elemen masyarakat sangat berkepentingan mendukung terbitnya Perppu tersebut demi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa serta memelihara khebinekaan melalui pernyataan sikap sebagai berikut :

(1) FSB mendorong pemerintah agar tidak ragu dalam menindak ormas-ormas anti pancasila

(2) FSB Mendukung dan akan mengawal pemeritah dalam melaksanakan Perppu tersebut

(3) FSB Menolak Segala bentuk dakwah dan propaganda yang bersifat menebar kebencian, teror dan fitnah yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

(4)  FSB mengajak masyarakat untuk menjaga tempat-tempat ibadah agar tidak dijadikan sebagai tempat penyebaran paham radikal dan menebar kebencian

(5) FSB Mendukung Pemerintah dalam membubarkan HTI karena telah terbukti dan jelas membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

(6) FSB bersama jama’ah masjid-masjid di jakarta akan melakukan upaya-upaya untuk  menjaga masjid dari kelompok-kelompok radikal

(7) FSB akan melibatkan seluruh masyarakat dan menularkan nilai-nilai persaudaraan dan kemanusiaan kepada seluruh elemen bangsa.

Tulis tanggapan anda: