Dengan Pelatihan, FSB Berharap Muncul Tenaga Handal

Pesan tersebut disampaikan H. Jumali, Ketua Forum Silaturahmi Bangsa Jakarta Utara saat membuka pelatihan pengurusan jenazah. Menurutnya dewasa ini jarang petugas yang mampu memandikan jenazah dengan baik dan benar.

“Dewasa ini jarangnya petugas yang mampu memandikan jenazah dengan baik dan benar. Dengan pelatihan pengurusan jenazah yang diadakan FSB, nantinya menghasilkan petugas yang handal dan bisa untuk memandikan jenazah sesuai dengan syari’at”. Papar Jumali.

Pelatihan sendiri diadakan di masjid agung Nurul Qulub, Jl. Ancol selatan II, kp. Plastik, Sunter Agung, Tanjungpriok, Jakarta Utara dengan jumlah peserta 40 orang, sedang pemateri Ustadz Ahmad Hadiyatullah dan KH. Tubagus Salim Idrus.

Dalam sesi penyampaian materi,Ahmad Hadiyatullah menerang beberapa prinsip yang harus dipegang baerkaitan dengan pengurusan jenazah.

Maka dengan Pelatiahan Pengurusan Jenazah fsb berusaha dalam agenda pelatihan memandikan jenazah ini menghasilkan petugas yg handal dan bisa untuk memandikan jenazah, antara lain;

  • Setiap mahluk yang berjiwa pasti mengalami kematian tidak terkecuali manusia, Allah swt. memuliakan manusia baik semasa hidup maupun di saat meninggal.
  • Hukum merawat jenazah adalah fardu kifayah yang meliputi memandikan, mengkafani, menyalatkan dan menguburkan.
  • Yang berhak meandikan jenazah mayit laki-laki adalah laki-laki juga tetapi apabila istri dan muhrimnya ada maka yang berhak adalah istri atau muhrimnya begitu juga apabila mayit perempuan, ini bertujuan agar apabila pada mayit ada aib suami atau istri dan muhrim lebih bisa menjaga kerahasiannya.
  • Syarat mayit yang wajib dimandikan yaitu mayit seorang muslim atau muslimat, bagian dari tubuh mayit masih ada walaupun sebagian, matinya mayit bukan karena mati syahid.
  • Mengkafani mayit laki – laki ataupun perempuan minimal satu lapis kafan putih sedangkan yang sempurna adalah 3 lapis untuk laki – laki dan 5 lapis untuk wanita
  • Menyalatkan jenazah hanya wajib untuk mayit orang muslim, sedangkan untuk orang kafir atau musyrik haram hukum, meskipun itu adalah kerabat

Tulis tanggapan anda: