FSB BERSAMA KOMUNITAS JAMAAH MASJID JAKARTA BERSEPAKAT MENOLAK HTI

Penyebaran paham anti pancasila dan NKRI saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat, paham khilafah yang di teriakkan oleh HTI, tidak hanya sikap politiknya yang terus merongrong pancasila, namun gerakan-gerakannya juga telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat menimbulkan ancaman terhadap NKRI. 

Sebagai Negara yang berdaulat secara secara politik, ideologi, kewilayahan dan pertahanan dan keamanan sejak proklamasi, para pendiri bangsa sudah menyepakati bahwa Pancasila sebagai dasar negara. Dan sampai saat ini Pancasila sudah terbukti dan teruji menjadi landasan untuk memparkuat persatuan dan kesatuan bahkan memelihara kemajemukan.

Sistem khilafah yang sudah menjadi mainstream politik gerakan islam radikal sangat bertentangan dengan Pancasila dan sangat mengancam keutuhan NKRI.

Kita harus mewaspadai paham khilafah yang belakangan ini semakin gencar diteriakkan secara terbuka oleh ormas Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), melawan gerakan HTI saat ini adalah menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga keutuhan NKRI, gerakan HTI bukan hanya kuat dalam gerakan politik, namun gerakan doktrinasi yang mereka lakukan sudah sampai ke semua lapisan, terutama di basis-basis masjid, tidak sedikit masjid-masjid sudah mereka kuasai sebagai tempat menyampaikan ajaran mereka.

Untuk itu Forum Silaturahmi Bangsa (FBS) hadir dalam rangka memperkuat dan menjaga Ideologi Pancasila bersama masyarakat dan mengupayakan agar masjid-masjid terbebas dari ajaran dan doktrinasi HTI. Upaya itu diwujudkan dalam Deklarasi bersama komunitas jama’ah masjid dan menyatakan sikap untuk menolak Keberadaan HTI di Indonesia. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan FSB pada : Selasa 20 juni 2017 bersama Jama’ah masjid dan diakhiri dengan buka puasa bersama. Adapun Mesjid yg lakukan kegiatan  yaitu : 1. Masjid Abu Hurairah Jl. Radio Cipedak Jagakarsa Jaksel, 2. Masjid Bustanul Huda Jl. Ancol Selatan, Tj. Priuk Jakut  3  Masjid Fatahillah Jl. Sumur Batu Raya Jakpus  4. Masjid Jami Al Ittihad Cakung barat Jaktim  5. Masjid Jami Al-Khair Cengkareng Jakbar.

Selanjutnya dalam rangka melanjutkan perjuangan melawan gerakan HTI, FSB bersama Jama’ah masjid menyatakan sikap untuk menolak kehadiran HTI di Indonesia :

1. Mendukung Pemerintah dalam membubarkan HTI karena telah terbukti sebagai organisasi pengusung ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

2. Menolak segala bentuk dokrinasi ajaran HTI dan seluruh aktivitas HTI serta ideologi Khilafah HTI

3. Menolak Segala bentuk dakwah dan propaganda yang bersifat menebar kebencian, teror dan fitnah yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

4. Kami akan terus mendorong pemerintah untuk memastikan HTI tidak ada lagi di Indonesia.

5. Kami meminta pemerintah untuk melakukan sterilisasi masjid-masjid dari ideologi khilafah HTI.

6. Menolak segala bentuk gagasan khilafah yang diperakarsai oleh HTI, karena membahayakan empat pilar bangsa yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

7. Kami menghimbau kepada semua komponen masyarakat agar menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga Pancasila dari ormas-ormas radikal.

8. FSB akan mensosialisasikan kitab : Al Ghorotil Imaniyah Fi Raddi Mafasid Attahririyyah ( Serbuan Keimanan Dalam Menolak Kerusakan Hizbut Tahrir ) kitab yang menjelaskan tentang kesesatan hizbuttahtir

Pengarang : Syeikh Abdullah Al Hariri.

Tulis tanggapan anda: