HIZBUT TAHRIR INDONESIA RIWAYATMU DULU DAN NASIBMU KINI

Oleh: DR (Hc). KH. As’ad Said Ali

(Mantan Wakabin dan Pembina Yayasan Prakarsa Kemandirian dan Ketahanan Bangsa)

 

Hizbut Tahrir Indonesia adalah salah satu cabang Hizbut Tahrir Global yang berpusat di Palestina dan Inggris. Dilihat  dari nama, Hizbut Tahrir , berarti partai pembebasan, namun di Indonesia didaftarkan sebagai Ormas. Kalau dilacak  sejarah dan ideologi perjuangannya, Hizbut Tahrir merupakan harakah atau  gerakan politik. Tidak semua kegiatan Hizbut Tahrir bersifat terbuka, tapi sebagian  tertutup. Misalnya, pemimpin tertinggi Hizbut Tahrir dirahasiakan baik nama dan keberadaannya.

Masjid kampus IPB Bogor, Al Ghifari menjadi tempat persemaian ideologi HTI pertama di Indonesia. Buku buku pencetus gagasan HTI, Taqiyudin An Nabbani  seperti Syaksiyah Islamiyah, Fikrul Islam,Nizham Islam dikaji dan  didiskusikan  di kampus tsb sejak 1983. Melalui lembaga dakwah kampus (LDK), gagasan Taqiyudin dikembangkan di kampus lain seperti Universitas Pejajaran, IKIP Malang, Universitas Airlangga dan Universitas Hasanudin, Makasar.

Mulai awal sembilan puluhan, gagasan HTI mulai didakwahkan ke masyarakat umum melalui cara door to door. Pada mulanya  disampaikan kepada orang tua mahasiswa. Selanjutnya  seiring dengan lulusnya para mahasiswa, ide HTI dikembangkan di kantor, pabrik dan perumahan. Periode dakwah ini berlangsung sampai awal 2000-an dan semakin memperoleh momentum dengan berlangsungnya reformasi.

Dengan semakin banyaknya kader, maka pada Maret 2002 di istora Senayan digelar Konperensi Internasional Khilafah Islamiyah yang dihadiri pembicara dari dalam dan luar negeri.  Konperensi itu menandai telah dideklarasikannya  HTI. Penyebaran gagasan Khilafah mulai merambah ke pesantren. Pada mulanya dianggap dakwah biasa, tapi kemudian baru menyadari maksud sebenarnya tujuan dari dakwah tersebut sehingga terjadi penolakan. Ada tiga tahap strategy Hizbut Tahrir yakni Marhalah Tastqif Wa Takwin (pengkaderan), kedua Tafaul Maal Ummah (interaksi dengan umat) dan ketiga, Istilaamul Hukmi (serah terima kekuasaan) atau dikenal dengan istilah tathbiq al ahkam al Islamiyah.

Hizbut Tahrir pertama dideklarasikan pada 1953 di Yerusalem yang pada saatitu masih menjadi bagian Yordania. Pemerintah Yordania segera melarang dan menangkap sejumlah pemimpinnya sehingga sejak saat itu Hizbut Tahrir bergerak secara rahasia. Tokoh utamanya, Taqiyudin Nabani hijrah ke Libanon dan menyebarkan gagasannya di Negara tersebut dan Syria secara rahasia. Setelah Taqiyudin wafat pada 1977, sheh Abdul Qodim Zallum menggantikan ketua dan kemudian setelah wafat diganti oleh Ata Ibnu Khalil Abu Rashta alias Abu Yasin hingga sekarang.

Sifat radikalisme Hizbut Tahrir karena didalam doktrinnya,  syariah Islam tidak boleh dilaksanakan secara bertahap. Abdul Qodim Zallum mengatakan bahwa Penerapan syariat Islam bersifat menyeluruh dan sekaligus (negara Islam). Disebutkan pula bahwa memerangi penguasa kufur adalah kewajiban. Yang dimaksud penguasa kufur adalah penguasa yang tidak menerapkan syariah Islam atau hanya menerapkan sebagian syariah Islam.

Sebagai gerakan politik clandestine Hizbut Tahrir melakukan penyusupan kedalam pemerintahan khususnya dikalangan aparat keamanan. Pada 1969 HIzbut Tahrir melakukan penyusupan ke Angkatan Bersenjata Yordania dalam rangka kudeta tetapi gagal. Hal yang sama dilakukan pada 1971 tapi juga gagal. Pada 1972 penyusupan terjadi di Iraq yang juga mengalami nasib yang sama. Sejumlah kudeta dan pembunuhan politik di Mesir, Yordania dan Tunisia pada dekade 1970 -an melibatkan aktivis Hizbut Tahrir. Di Turki pada 1985 dan 1986 para aktivisnya mengedarkan konstitusi Hizbut Tahrir yang mengakibatkan 42 anggota Hizbut Tahrir ditangkap. Pemerintah Turki bersikap tegas terhadap Hizbut Tahrir . Pada tahun 2001 ,pemimpin HT Turki, Remzi Ozer ditangkap dan pada mei 2003 Emir Yilmaz Celik dan 90 aktivis lainnya dipenjarakan.

Dewasa ini , Hizbut Tahrir bergerak di sekitar 40 negara di Timur Tengah, Asia Tengah, Eropa dan Amerika dan juga Asia Tennggara. Di Inggris dan Amerika Serikat , Hizbut Tahrir mendapat izin, tapi beberapa negara Eropa lain melarang antara lain German. Hampir semua negara Arab melarang Hizbut Tahrir dan kegiatannya. Bagaimana Indonesia?. Pemerintah mulai menyadari ancaman Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan mengambil ancang ancang untuk membubarkannya. Kita tunggu saja perkembangannya.