Kandidat Ketua KOPRI PB PMII Liazul Kholifah Mendukung Pembubaran HTI


Langkah yang tepat untuk pemerintah membubarkan HTI, tentunya dengan proses hukum dan segera diproses pengajuan kepada lembaga peradilan. Kata Liazul Kholifah sebagai Kandidat Ketua KOPRI PB PMII

Menurut dia, bahwa HTI terbukti mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan mengganti Pancasila dengan khilafah.

“Ketika saya menjadi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, banyak ajakan kajian tentang khilafah, bahkan pada saat saya jadi ketua KOPRI PMII PC Ciputat mendapat undangan resmi untuk melakukan diskusi antara KOPRI dan HTI,” kata Liazul. 

Hal tersebut sangat membahayakan bagi masa depan bangsa Indonesia, karena pemikiran (radikal) tidak hanya dipahami oleh kelompok HTI tetapi HTI menularkan kepada masyarakat luas dengan tujuan menjadi kekuatan masal.

“Sebagai organisasi mahasiswa Islam (PMII) menjadi tugas penting untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat tentang sejarah kemerdekaan, peran Islam dalam kemerdekaan sampai pada konsep negara bangsa bukan negara Islam atau lainnya,” papar Liazul. 

Sebelumnya, Menkopulhukam mengumumkam bahwa pemerintah membubarkan Hizbut Tahit (HTI). Dengan alasan:

Pertama, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak mengambil peran positif dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional. 

Kedua, Kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas. 

Dan, Ketiga, aktivitas yang dilakukan HTI nyata telah menimbulkan benturan di masyarakat dan dapat mengancam keamanan dan ketertiban serta membahayakan keutuhan Indonesia.

(Berniat umroh? Klik http://www.matratour.com

Tulis tanggapan anda: