KETUA NU KOTA BOGOR: DEMI KETENTRAMAN MASYARAKAT, SEBAIKNYA BATALKAN KONFERENSI KHILAFAH DI BOGOR

Setelah rencana HTI melaksanakan agenda International Forum 1438H mengangkat yang tema “Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat” yg rencananya diadakan 23 April 2017 di Balai Sudirman Jakarta ditolak oleh berbagai komponen masyarakat di Jakarta, akhirnya konferensi khilafah,  dipindahkan ke Masjid Arifin Ilham, Azzikra Sentul.

Menyikapi rencana pemindahan lokasi konferensi khilafah ke wilayah Bogor, Ketua PCNU Kota Bogor, Dr.Ir. H. Ifan Haryanto, Msc menyerukan, sebaiknya rencana pemindahan acara tersebut dibatalkan. 

 

“Batalkan saja, karena pemindahan lokasi acara hanya akan memindahkan masalah ke wilayah Bogor Raya. Untuk mencegah adanya keresahan dan konflik horizontal di masyarakat, Ifan menyerukan, sebaiknya aparat keamanan tidak merespons perijinan acara konferensi khilafah itu”. Tukasnya.

Dalam releasenya Ifan merinci banyaknya pertimbangan kenapa pemindahan acara konferensi khilafah di Bogor itu perlu dibatalkan. 

Pertama, sudah berkembang opini di masyarakat bahwa HTI adalah organisasi anti NKRI dan Pancasila. Kedua, sudah berkembang opini di masyarakat bahwa HTI tujuan utamanya menegakkan khilafah yang berseberangan dengan cita-cita proklamasi dan UUD 1945. Ketiga, Sudah ada keresahan di masyarakat tentang rencana pemindahan lokasi acara ke wilayah Bogor Raya. 

Ketua PCNU Kota Bogor khawatir jika acara terus berlanjut akan berdampak buruk untuk masyarakat Bogor.

“Jika Kondisi tersebut dibiarkan dikhawatirkan akan menyebabkan keresahan dan pontesial terjadi konflik horizontal di masyarakat”. Pungkasnya.