Mantan Ketua MK dan Ketua MA Uji Doktor Heru Widodo

Bertempat di Auditorium Gedung Mochtar Kusumaatmadja Kampus Unpad Dipati Ukur (10/07) Pengurus Pusat Syarikat Islam yang juga Hakim Mahkamah Partai Golkar Heru Widodo telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul: “Penyelesaian Sengketa Pemilukada: Evaluasi Terhadap Prosedur Beracara di Mahakamah Konstitusi Indonesia 2008-2014” dengan predikat sangat memuaskan. 

 

Proses ujian promosi tersebut menjadi menarik, karena Heru Widodo merupakan advokat yang banyak menangani sengketa Pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK) sangat memahami praktik beracara penyelesaian sengketa Pemilukada di MK. Ditambah lagi dari tujuh tim penguji, terdapat mantan Ketua MK Hamdan Zoelva dan Professor Bagir Manan mantan Ketua MA.

 

Hasil penelitian Heru Widodo, MK selama menjalankan kewenangannya menyelesaikan sengketa Pemilukada telah banyak menggeser dab menperluas hukum acaranya, terutama berkaitan dengan kedudukan hukum, objek sengketa, dan pokok perkara. Pergeseran dan perluasan demikian sangat dimafhumi, karena perkara Pemilukada dikategotikan sebagai perkara politik yang dalam pelaksanaannya harus didasarkan pada prinsip-prinsip dalam konstitusi dan asas pemilu yang luber dan jurdil. Di samping itu pula, MK sebagai peradilan tata negara dalam pemeriksaan perkara mendasarkan pada ajaran negara hukum, konstitusionalisme, mekanisme check and balances serta hak asasi manusia. Demi tegaknya prinsip-prinsip tersebut, MK dalam beberapa amar putusannya tidak hanya menjatuhkan vonis yang bersifat korektif, seperti perintah hitung ulang dan pemungutan suara ulang. Tetapi juga, MK beberapa kali menjatuhkan vonis penghukuman, seperti perintah untuk dilakukannya pemungutan suara ulang dan mendiskualifikasi pasangan calon.

Tulis tanggapan anda: