Mengenal Bisnis Tepung Mocaf yang Prospektif

jagatngopi.com (21/4) Peluang produk olahan singkong khususnya chips mocaf menembus pasar ekspor terbuka lebar. Permintaan olahan dari singkong ini di beberapa negara cukup besar. Sebut saja misalnya Australia, China, Taiwan, Jepang dan Korea. 

Tepung mocaf adalah tepung singkong yang telah dimodifikasi dengan perlakuan fermentasi, sehingga dihasilkan tepung singkong dengan karakteristik mirip terigu sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengganti terigu atau campuran terigu 30 % – 100 % dan dapat menekan biaya konsumsi tepung terigu 20-30%. Dibandingkan dengan tepung singkong biasa atau tepung gaplek, tepung mocaf memiliki performansi yang lebih baik yaitu lebih putih, lembut dan tidak bau apek. Tepung mocaf setelah singkong dipotong-potong menjadi sawut kemudian di fermentasi dahulu, dicuci, dikeringkan kemudian digiling. Tepung mocaf memiliki tekstur yang lebih mirip terigu. 

Slamet Supriyono Ketua Gapeksi Sukabumi dalam 2 tahun terakhir menggeluti dunia usaha ini. Ia mengajak kalangan petani yang kebetulan punya lahan luas untuk mencoba usaha tepung mocaf yang prospektif.

“Sekrang lagi banyak permintaan tepung mocaf khususunya untuk negara Australia, Korea dan Jepang. Makanya kami menjalin kemitraan dengan petani langsung untuk memenuhi kebutuhan itu” tuturnya.

Secara rinci Slamet menjelaskan bahwa tepung mocaf sebagai pengganti terigu layak dikembangkan, soalnya,  di samping tepung mocaf kandungan glukosanya 0 persen, tepung ini juga baik untuk kesehatan. Lebih penting lagi selama ini Indonesia import terigu dari negara lain. 

“Australia tercatat masyarakatnya terditeksi terkena diabetes tertinggi no 2 dunia, menyusul negara lain seperti Korea san Jepang, mereka butuh pasokan tepung mocaf karena baik untuk kesehatan. Yaitu menekan potensi terkena diabetes”. Lanjutnya bersemangat.

Kaitannya dengan harga beli ke patani, Slamet menjamin bahwa harga relatif bersaing. Dan tidak akan mengecewakan para petani.

“Kami beli dari petani lebih mahal ketimbang tengkulak yang relatif menjerat. Karena misi usaha tepung mocaf kami, bukan sekedar bisnis tapi pemberdayaan. Usaha lewat kelompok-kelompok tani ini juga dalamrangka memutus mata rantai tengkulak yang cenderung memuskinkan petani”. Tutupnya.