Muhasabah Kebangsaan SIAPA KHALIFAHMU….??

 

Oleh : Al-Zastrouw

 

Mereka menebar semangat membangun khilafah Islamiyah di negara Indonesia yang dibentuk oleh para ulama dan kyai Nusantara. Mereka menghasut dan memprovokasi rakyat bahwa NKRI adalah negara thoghut karena berdasarkan Pancasila dan UUD 45, hukum buatan manusia, bukan berdasar Qur’an Hadits bikinan Allah yang Esa. Gak mau hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya karena dianggap syirik dan bid’ah…..

 

Sebelum khilafah terbentuk, agar tidak salah pilih, kami ingin bertanya pada kalian. Siapa yg akan kalian jadikan khalifah untuk memimpin ummat Islam sedunia saat ini yg jumlah penduduk dan luas wilayahnya jauh lebih besar dari masa Khulafaurrasyidin, daulah Umayyah, Abbasiyah, Fatmiyah atau Usmaniyah?

 

Apakah khalifah kalian itu sosok yang seperti Abu Bakar Syiddiq yg merelakan seluruh jiwa raga dan berani menanggung resiko hidup menderita? Atau dia seperti Umar bin Khattab yang tegas dalam menegakkan keadilan sehingga berani mengembalikan tanah milik orang Yahudi yang digusur semena-mena atas nama agama? Yang berani pake baju sederhana dan blusukan ke desa2 mendengar keluhan rakyatnya?

 

Atau khalifah yang akan kalian usung seperti Utsman bin Affan yang merelakan seluruh harta bendanya demi perjuangan Islam? Mungkinkah org seperti Ali bin Abi Thalib yg cerdas dan berilmu tinggi sehingga disebut baabul ilmi, namun kedua khilafah ini akhirnya mati terbunuh karena dianggap tidak menerapkan hukum Allah oleh orang-orang yang selalu mengutip ayat dan ingin menerapkan hukum Allah sesuai keyakinan mereka?

 

Apakah orang yang akan kalian jadikan kholifah itu org seperti al-Makmun, al-Mu’tasim, al-Fatih, Sultan Agung? Atau siapa? Tolong sebutkan secara jelas supaya ummat Islam tahu. Jangan sampe memperjuangkan khilafah tapi kholifahnya gak jelas. Ini bisa berbahaya….

 

Jika sosok yg akan menduduki kholifah gak jelas, nanti akan ada konflik lanjutan antar umat Islam setelah khilafah terbentuk karena masing-masing kelompok akan berebut jadi kholifah,  seperti yang telah terjadi. Atau ummat Islam dipaksa menerima seorang khalifah yg hidupnya di dalam benteng Istana dengan bergelimang harta dan nikmat dunia? Atau kholifah itu mereka yang tidur di hotel bintang lima sementara ummatnya tidur di masjid dan mushalla sambil makan nasi bungkus dan air mineral?

 

Aku hanya sekedar bertanya agar hukum dan kitab Allah tidak sekedar menjadi tameng dan legitimasi atas ambisi politik dan nafsu kekuasaan.