NU: Sikapi Gerhana dalamrangka Meningkatkan Iman!!

Jakartajagatngopi.com – Seruan itu dinyatakan Nahdlatul Ulama melalui Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama – lembaga yang membidangi Hisab & Rukyat – dalam Press Release yang diterima jagatngopi.com (4/8). Dalam keterangannya dinyatakan bahwa Gerhana Matahari dan gerhana Bulan adalah fenomena alam sebagai bukti kekuasaan Allah Swt. Mengamati peristiwa gerhana meningkatkan keimanan.

Seperti diketahui bahwa gerhana bulan sebagian bakal terlihat di langit Indonesia pada 7-8 Agustus ini. Secara Ilmiah gerhana adalah peristiwa ketika cahaya matahari terhalangi oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. 

Dijelaskan Lembaga Falakiyah NU, gerhana Bulan sebagian diperkirakan terjadi pada malam Selasa, 15 Dzulqo’dah 1438 H/7-8 Agustus 2017M, Secara astronomis gerhana akan terlihat di Indonesia dalam rentang waktu fase ke 2 s/d ke 4.

Oleh karenanya Lemaga Falakiyah Nahdlatul Ulama mengajak kepada umat Islam untuk melakukan pengamatan peristiwa gerhana bulan sebagian dan menyikapinya dengan shalat sunah khusuf dan memperbanyak dzikir, ibadah serta amal sholeh.

Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa durasi gerhana bulan sebagian tanggal 7-8 Agustus akan berlangsung selama 5 jam 4,9 menit. Adapun fase Gerhana Sebagian sampai berakhirnya akan berlangsung selama 1 jam 56,6 menit.

Selain di Indonesia, gerhana ini juga bisa diamati di Samudera Pasifik serta di bagian timur Asia dan Australia saat Bulan terbenam. Keseluruhan proses gerhana juga bisa diamati di bagian barat Australia, Asia, Samudera Hindia, dan bagian timur Afrika.

Sedang proses gerhana pada saat Bulan terbit bisa diamati di Eropa, bagian barat Afrika, selatan Samudera Atlantik, dan sebagian kecil di timur Amerika Selatan. 

Wilayah yang sama sekali tak bisa mengamati gerhana ini adalah bagian utara Samudera Atlantik, Amerika, dan bagian timur Samudera Pasifik.

Tulis tanggapan anda: