Pak JK, Kenapa Jauh-jauh ke Oxford? 

Dikutip dari Mariella Djorghi yg menulis di wall-nya:

Yth Bapak RI2, Jusuf Kalla, Kalau Bapak mau mengharumkan nama Indonesia di mata internasional, tidak perlu lelah-lelah ke London, udah jetlag masih harus memberi lecture kpd orang2 di Oxford. Apalagi harus bawa berapa tuh … 1, 2 … paling tidak 8 intel yang tentu harganya tidak murah. Buat apa? Cuma menghadang ga lebih dari selusin pendemo? Ehhh, malah ada yg bilang cuma SATU pendemo! What a waste of money & time. Kenapa lagi memilih Oxford yg penuh dengan orang2 terpelajar yang tidak mudah dibohongi? Lain kali pilih Rochdale atau Rotherham yah pak? Nah, mereka disitu IQnya rada anjlog & wont give you such a hard time. Di Oxford Bapak justru membikin malu nama Indonesia dgn ketidakmampuan Bapak memberi jawaban intelek. Malah seorang siswa Indonesia mengatakan kpd saya, kasihan liat bapak yg udah 70 thn dicecer dgn pertanyaan2 oleh orang2 yg tidak semudah itu percaya the whitewashed Islamic history in indonesia. Bapak bilang, dan ini tercetak dlm written speech yg dibagikan kesemua peserta & aku punya copy-nya: 

1) ‘Ketika Islam masuk ke Indonesia menggantikan Hinduism, ini semua berlangsung dengan damai.’ 

2) ‘Radikalisme & Terorisme disebabkan oleh kemiskinan & kolonialisme,’ ………………………COME ON, pak … Come on … Please deh, pak. It’s so embarrassing, pak. Dont do this to yourself, pak. Saya justru kasihan, bukan benci pada Bapak. I swear, pak.  Kalau Bapak benar serius ingin mengharumkan nama Indonesia, cukup di Indonesia saja. Sweeping radikalisme sampai ke akar2nya. Stop the wholesale grabbing of our natural resources. Pulihkan nama baik Ahok, berikan dia kesempatan utk ikut pemilu Presiden 2019. Dan kalau Ahok menang, dia akan menjadi THE FIRST CHINESE KAFIR PRESIDENT IN THE WHOLE HISTORY OF THE ISLAMIC WORLD. ITU yg akan mengharumkan nama Indonesia dan Islam, so wangi sampai Chanel NO 5 ganti nama menjadi Chanel NO 2, pak. Setuju kawan?

Mang Insan

Mang Insan

Belajar teruss..