Pembantaian Etnis Rohingnya dapat Memicu Perang Etnis Dunia

Banten, jagatngopi.com- Pernyataan tersebut disampaikan Matin Syarqowi Ketua PCNU Kota Serang ketika menjadi salah satu pembicara pada Pembukaan dan Kuliah Umum Pekan Orientasi Hikmahbudhi di Serang, Banten (2/9).

“Pembantaian terhadap etnis Rohingnya apapun motifnya sangat biadab dan tanpa prikemanusiaan. Kondisi demikian bila terus berlanjut dapat memicu perang antar etnis dunia”. Tegas Kyai Matin, yang juga alumni PMII dan Pesantren Salafiyah Banten.

Menurut Matin, kesadaran atas pentingnya membangun rasa empati dan partisipasi bantuan  masyarakat dunia termasuk PBB dan Asean terhadap kondisi komunitas Rohingnya harus terus digalakkan agar pembantaian secepatnya berhenti.  

“karenanya PBB dan negara-negara asean harus segera mengambil sikap tegas mendesak junta militer Myanmar untuk menghentikan tragedi kemanusiaan itu. Myanmar bisa belajar dari Umat Islam Indonesia dalam merawat kehidupan beragama”. Lanjut Matin.

Seperti diketahui akhir-akhir ini tragedi kemanusiaan akibat kekejaman dan kebrutalan junta militer Myanmar atas  saudara-saudara kita etnis Rohingya di Myanmar menyita perhatian dunia dan menuai kecaman dan nota protes masyarakat internasional. Sebenarnya, bukan kali ini saja militer Myanmar telah melakukan tindakan brutal terhadap etnis minoritas di wilayah Rakhine tersebut tapi sejak beberapa tahun terakhir.

Akibat Kekerasan kemanusiaan tersebut telah menyebabkan ribuan orang tewas, puluhan ribu orang mengungsi dan ribuan lainnya mengalami berbagai tindak kekerasan, pemerkosaan, dan lain-lain. Beberapa sumber menyatakan, akar masalah terjadinya pembantaian tersebut lebih pada pertarungan politik melibatkan kepentingan ekonomi.

Di bagian akhir pengasuh pesantren Al Fathoniyah, Serang itu menyatakan bahwa menjaga muru’ah kemanusiaan menjadi kewajiban setiap individu dan kewajiban kolektif seluruh umat manusia yang beragama.

 

 

Tulis tanggapan anda: