PRA MAULID BURDAH, ANSOR, ZASTROW DAN HABIB RIDHO SOWAN KE PARA TOKOH CIREBON

GP Ansor Kota Cirebon bersama Zastrouw Al Ngatawi dan Habib Ridho Sahab silaturahmi ke Pesantren Buntet dan Kesultanan Cirebon. Silaturahmi ini dimaksudkan untuk mohon do’a restu berkaitan dengan rencana diasakannya Maulid Burdah bersama Habib Ahmad bin Ismail Alidrus Jakarta.

Di Pesantren Cirebon, mereka di terima KH. TB Ahmad Rifki Khowas. Silaturahmi kemudian silanjutkan dengan bertamu ke Kasepuhan (Pra. Arief Natadiningrat) Penghulu Kraton kesepuhan (KH.M. Djumhur Masduki) dan Sultan Kecirebonan (Pra. Abdul Ghani)

Dalam sesi dialognya, Zastrouw menyampaikan tentang pentingnya menjaga Pancasila dan NKRI yang jangkarnya ada di Pesantren dan Kraton, karena dua entitas ini yang selama ini menggawangi spiritualitas nusantara.

“Menjaga Pancasila dan NKRI harus melalui Pesantren dan Kraton, karena keduanya ini adalah jangkarvNKRI yg harus dilestarikan. Jika peSantren dan keraton tidak dijaga maka penyokong dan pemangku adat Ahlussunnah waljamaah ini lambat laun akan runtuh. Maulid Burdah, sebagai gerakan spiritual adalah sebuah ketawakalan yg harus digemakan sebagai media dakwah dan penguatan mental”. Jelasnya.

Pendapat Zastrouw tersebut ditambahkan oleh KH. TB Ahmad Rifki yang menyatakan peran pesantren dari awal berdirinya sampai dengan saat sekarang sangat konsisten dalam mencetak generasi muda yg santun sesuai dengan yg telah diajarkan secara turun temurun dr para ulama terdahulu sampai sekarang.

Tentang rencana Maulid Burdah, pihak Keraton menyambut baik dan mendukung kegiatan burdah yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2016 bertempat di masjid bersejarah Masjid Agung Sang Ciptara Kesepuhan Kota Cirebon. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh 10 ribu jamaah dari seluruh unsur masyarakat.

Tulis tanggapan anda: