Ulama dan Jawara Tapak Karuhun Banten Dukung Perpu no. 2/2017

Menyambut terbitnya Perpu No. 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan para ulama dan jawara Tapak Karuhun Banten berkumpul dan menyatakan mendukung sepenuhnya. Juru bicara pertemua, Matin syarkowi menyatakan bahwa dukungan atas Perpu No. 2/2017 menjadi penting ketika ancaman teroris sudah merambah ke wilayah Asia.

“Dikeluarkanya Perpu No. 2/2017 oleh Pemerintah sudah tepat sebagai langkah dar’ul mafasid (antisipatif). Kita tidak bisa menutup mata bahwa ancaman teroris sudah menjadi fakta global mulai dari Timur Tengah dan sekarang sudah merambah ke Asia (Marawi, Filipina) dengan mengatasnamakan agama, yaitu ISIS. Apa yang terjadi di negara-negara tetangga tidak menutup kemungkinan terjadi di Indonesia” jelas Matin.

Matin menmbahkan bahwa Perpu itu semakin mendesak dibutuhkan dengan fakta-fakta yang terjadi di Indonesia sekarang antara lain dengan semakin maraknya aksi radikalisme seperti penyerangan atas aparat kepolisian dan terror bom bunuh diri. Fakta tersebut, juga telah menunjukan bahwa di Indonesia telah “ada” ormas yang gencar menyuarakan anti demokrasi dan ormas ini gencar mengkampanyekan Khilafah Islamiyah ala manhajinubuwah. Ormas yang menyuarakan pendirian Khilafah jelas akan mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.

Ditanya tentang reaksi DPR RI atas Perpu tersebut, Matin berharap para wakil rakyat itu mendukung sepenuhnya.

“Saya fikir Perpu itu sangat dibutuhkan dan tentunya tidak alasan bagi DPR RI untuk menolak Perpu tersebut. Sebab dengan Perpu itu upaya lahirnya ormas dan gerakan apapun yang merongrong Pancasila dan UUD 1945 dapat segera diantisipasi” pungkasnya.