Ulil Abshar Abdalla: Perppu No. 2/2017 Perlu Didukung pun Perlu Dikritisi

Hal itu sampaikan Ulil Absar Abdalla ketika didaulat untuk menyampaikan taushiyah pergerakan diacara Halal bi Halal Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam (IKA PMII) Jakarta di kawasan Ancol, ahad (16/7/2017). Dewasa ini, kata Ulil, gerakan ideologisasi kelompok Cipayung mengalami kemunduran di banding gerakan Hizbu Tahrir. Kelompok Cipayung mengalami kondisi “limbung” jika dibandingkan gerakan Hizbu Tahrir yang marak digandrungi komunitas mahasiwsa.

“Kalau dulu, kelompok Cipayung yang terdiri dari PMII,HMI, GMNI, PMKRI, GMKI itu efektif karena ditopang oleh situasi politik khususnya menghadapi kekuasaan Orde Baru. Tapi sekarang gerakan kelompok Cipayung terlihat sudah kehilangan relevansinya. Beda dengan Hizbu Tahrir yang justru gerakan ideologisasinya mampu merebut hati para mahasiswa” jelasnya.

Ulil menambahkan bahwa penyebab dari limbungnya kelompok Cipayung dan hilangnya relevansi gerakannya antara lain karena konsolidasi gerakan kelompok Cipayung tidak dibarengi dengan rumusan ideologi perlawanan, seperti yang dilakukan oleh Hizb Tahrir. Untungnya di NU ada Banser yang terlihat sudah mengaktualisasikan ideology perlawanan.

Menyinggung tentang terbitnya Perppu No. 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan Ulil menyatakan bahwa Perppu tersebut perlu didukung, namun demikian perlu juga dikritisi.

“Sebagai orang NU saya sangat mendukung Perppu tersebut, namun demikian kita juga tidak bisa menyalahkan atas orang-orang yang kontra dengan Perppu itu. Karena bisa jadi ada kandungan Perppu yang memuat jebakan-jebakan politis” tuturnya.

Dalam pantauan jagatngopi.com Halal bi Halal IKA PMII DKI Jakarta berlangsung meriah karena dihadiri ratusan alumni yang sekarang sudah banyak berhasil diberbagai bidang. Beberapa Senior PMII Jakarta yang terlihat hadir misalnya, Mundiharno (Direktur BPJS), Uchok Sky Khadafy (Pengamat Politik Anggaran), Ima Wahyunika (pengusaha) Andi Najmi Fuadi (Wakil Sekjen PBNU), Amsar Dulmanan, Fathan Subhi (Anggota DPR RI), Eko Darwanto (Pengawas BPJS), Imdadun Rahmat (Komnas HAM), Asrorun Niam (Ketua KPAI) dan kader muda lain yang sudah menduduki posisi penting seperti KPU, Bawaslu, dan lainnya. Rangkaian acara Halal bi Halal IKA PMII DKI Jakarta yang dipandu Sahabat Sudarto tersebut diakhiri testimoni alumni mengulas sejarah ber-PMII dan tahniah antar alumni. (ast)

 

 

Tulis tanggapan anda: