Wasbang Dan Outbond Dalam Nuansa HUT RI ke 72

Kegiatan diluar sekolah menjadi alternatif dari SMK Al Huda untuk membina anak didiknya di Makodim 0809/Kediri. Pembinaan berlatarbelakang wawasan kebangsaan dan outbond tersebut diikuti siswa/siswi yang duduk di kelas 3 atau kelas 12. Pasi Ops Kodim Kediri, Kapten Arm Nur Solikin dan Pasi Ter Kodim Kediri, Kapten Inf Warsito mengawasi langsung jalannya kegiatan yang berlangsung disela-sela aktifitas belajar mengajar, jumat (11/08/2017)

 

Diawal wawasan kebangsaannya, Kapten Inf Warsito menyampaikan bahwa setiap tanggal 17 Agustus, kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang kita cintai. Dalam benak kita sebagai generasi penerus bangsa adalah hasil jerih payah, memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia oleh para pahlawan dan proklamator bangsa ini. Makna dan tujuan kita mengadakan peringatan hari kemerdekaan itu, yaitu untuk mendoakan para pahlawan kita dan untuk mengenang pengorbanan mereka, serta kita dapat menimba teladan hidup dari mereka.

 

“Ibarat mercu suar di tepi laut, yang menjadi pedoman bagi semua nelayan, para pahlawan itu adalah penunjuk arah yang jelas bagi kehidupan kita, sekarang dan masa depan yang penuh tantangan dan harapan. Inspirasi dan nilai-nilai yang dapat kita ambil dari peristiwa menjelang detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Kapten Inf Warsito.

 

Usai wawasan kebangsaan berdurasi 30 menit, acara dilanjutkan dengan outbond, dan sebelumnya, Kapten Arm Nur Solikin memberikan motivasi kepada siswa/siswi seputar cita-cita para pahlawan yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia. Pembebasan ibu pertiwi dari penjajahan bangsa asing. Ini adalah cita-cita besar, cita-cita pribadi atau golongan tertentu. Bung Karno sebagai proklamator mengatakan supaya kita menggantungkan cita-cita kita setinggi langit. Bila kita memiliki cita-cita yang jelas, tantangan atau godaan apapun tidak akan menggoyahkan kita. Jadi jangan mudah menyerah, bila kita terus berjalan menuju ke arah cita-cita, pada suatu saat kita akan sampai di tempat tujuan.

 

 

“Setiap jaman sebenarnya menyediakan tantangan dan kesempatan bagi setiap orang untuk melakukan tindakan-tindakan besar, tindakan-tindakan bermakna, yaitu bila ia bekerja tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi kebaikan orang lain, dan untuk kepentingan orang banyak,” pungkas Kapten Arm Nur Solikin.

Tulis tanggapan anda: